Peningkatan dan Perencanaan Minat Baca dan Literasi Masyarakat Jawa Tengah di Era Digital

Isi Artikel Utama

Achmad Maulana rifai
Dhiko Wahyu Ramantaka
Fauzun Adha
Fendi Priyo Pratomo
Mahendra Restu Erlangga
Lolanda Hamim Annisa

Abstrak

Di era digital, penguatan minat baca dan literasi digital masyarakat Jawa Tengah menghadapi tantangan besar berupa penyebaran disinformasi yang masif. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan literasi dapat dioptimalkan melalui teknologi NLP, di mana algoritma Random Forest terbukti sangat efektif mendeteksi hoaks dengan akurasi 98,9%. Implementasi model ini pada artikel berita online diharapkan mampu membangun budaya literasi yang sehat dan berkelanjutan dengan menjamin akses masyarakat terhadap informasi yang valid.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Maulana rifai, A., Wahyu Ramantaka, D., Adha, F., Priyo Pratomo, F., Restu Erlangga, M., & Hamim Annisa, L. (2025). Peningkatan dan Perencanaan Minat Baca dan Literasi Masyarakat Jawa Tengah di Era Digital. IBRICS: Journal of Community Empowerment, 1(1), 29–42. Diambil dari https://ibrics.net/index.php/iJCE/article/view/22
Bagian
Articles

Referensi

Data Gerakan Literasi Aktif Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Laporan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Gerakan Literasi Aktif di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023-2024.

Data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2024). Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Unsur Penyusunnya Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023-2024. Jakarta: Perpusnas RI.

Data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2024). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah 2023-2024. Semarang: BPS Provinsi Jawa Tengah.

Data Kunjungan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Dataset Statistik Kunjungan Online dan Offline Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Periode 2023-2024.

Gilster, P. (1997). Digital literacy. New York: John Wiley & Sons.

Kemendikbud. (2021). Indeks aktivitas literasi membaca nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Peta jalan gerakan literasi nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Model Analisis Sistem (Diagram Kausal) Analisis Dinamika Sistem Literasi. (2026). Causal Loop Diagram (CLD): Hubungan Investasi Literasi, Minat Baca, dan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Tengah.

Nasrullah, R. (2017). Literasi digital: Teori dan praktik dalam kehidupan sosial. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. Paris: OECD Publishing.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2020). Tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Suyono, S., & Hariyanto. (2018). Belajar dan pembelajaran: Teori dan konsep dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

UNESCO. (2018). Global framework of reference on digital literacy skills. Paris: UNESCO.

Wahyuni, S., & Fitriani, L. (2020). Analisis minat baca masyarakat di era digital. Jurnal Literasi Pendidikan, 4(2), 85–94.