Peningkatan kompetensi technopreneurship remaja karang taruna melalui pelatihan pembuatan konten digital marketing dan strategi direct customer di desa karanggayam

Isi Artikel Utama

Lolanda Hamim Annisa
Rohmatulloh Muhamad Ikhsanuddin
Dian Rusvinasari

Abstrak

Transformasi digital telah mendorong perubahan pola kewirausahaan, sehingga generasi muda dituntut memiliki kompetensi dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Namun, sebagian besar remaja Karang Taruna di Desa Karanggayam belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menerapkan technopreneurship, pembuatan konten digital marketing, serta strategi pemasaran langsung kepada pelanggan (direct-to-customer). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi technopreneurship remaja Karang Taruna melalui pelatihan pembuatan konten digital marketing dan strategi direct-to-customer. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif yang dipadukan dengan ceramah, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 24 peserta berusia 17–25 tahun yang memiliki minat terhadap teknologi digital dan kewirausahaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep technopreneurship, mampu membuat konten promosi digital menggunakan aplikasi Canva, menyusun caption promosi, menerapkan strategi digital marketing dasar, serta mempraktikkan komunikasi bisnis menggunakan WhatsApp Business. Selain itu, peserta berhasil menyusun rancangan sederhana pengembangan usaha digital sebagai tindak lanjut penerapan materi pelatihan. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan kewirausahaan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu model pemberdayaan pemuda berbasis technopreneurship yang mendukung penguatan ekonomi kreatif di tingkat desa.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Annisa, L. H., Ikhsanuddin, R. M., & Rusvinasari, D. (2026). Peningkatan kompetensi technopreneurship remaja karang taruna melalui pelatihan pembuatan konten digital marketing dan strategi direct customer di desa karanggayam. IBRICS: Journal of Community Empowerment, 2(1), 13–23. Diambil dari https://ibrics.net/index.php/iJCE/article/view/40
Bagian
Articles

Referensi

Adha, S., & Sutia, S. (2025). Digital marketing training: Empowering business actors to use digital marketing in Metro Lampung. Central Community Development Journal, 5(1), 29–41. https://doi.org/10.55942/ccdj.v5i1.675

Nagy, S., & Hajdu, G. (2022). The relationship between content marketing and the traditional marketing communication tools. arXiv. https://arxiv.org/abs/2301.01279

Navarro del Toro, G. J. (2023). El paradigma del marketing digital en la academia, el emprendimiento universitario y las empresas establecidas. arXiv. https://arxiv.org/abs/2308.02969

Yang, Q., Nikolenko, S., Huang, A., & Farseev, A. (2022). Personality-driven social multimedia content recommendation. arXiv. https://arxiv.org/abs/2207.12236

Verma, A., Frank, P., & Lamsal, K. (2021). An exploratory study of skill requirements for social media positions: A content analysis of job advertisements. arXiv. https://arxiv.org/abs/2106.11040